Langsung ke konten utama

Berapa Banyak Air yang Kita Minum Saat Dehidrasi ? Lihat Tipsnya

Ahli gizi Helen Bond mengatakan, hidrasi sangat penting untuk kesehatan kita. "Otak kita terdiri dari sekitar 75% air, sehingga air minum sangat penting untuk fungsi otak yang sehat, dan kesehatan fisik dan mental yang baik," kata Helen.

Lebih lanjut ia mengatakan, dehidrasi dapat memengaruhi kinerja kognitif dan fungsi motorik, atau dalam istilah sederhana, dapat menyebabkan kelelahan dan kesal pada suasana hati kita. Selain itu, dehidrasi juga mempengaruhi ingatan jangka pendek dan jangka panjang.

Oleh karena itu untuk meningkatkan suasana hati, jagalah diri Anda terhidrasi dengan minum 1,6-2 liter cairan setiap hari, bahkan lebih lagi jika Anda aktif atau dalam cuaca panas.

Minum banyak air juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan, Helen menambahkan. Sebab, air dapat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan tingkat metabolisme Anda.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minum setengah liter air meningkatkan metabolisme 24-30 persen hingga 1,5 jam.

Mengingat bahwa kulit adalah organ terbesar kita, apakah dengan semakin banyak air bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Menurut Justine, manusia sering didorong untuk minum lebih banyak air daripada yang sebenarnya dibutuhkan.

"Jika kita minum beberapa liter air setiap hari kita hanya akan membuangnya, kelebihan air tidak akan dialihkan ke kulit kita. Ada juga mitos bahwa ia akan mengeluarkan "racun". Menghilangkan unsur-unsur yang tidak diinginkan oleh tubuh adalah proses yang rumit dan sayangnya itu tidak sesederhana seperti menyiram air dalam volume besar melalui sistem,” jelasnya.

Dokter kulit berpikir itu sangat penting untuk tetap terhidrasi di siang hari. “Jika kita mengalami dehidrasi, kita dapat mengembangkan sakit kepala, kehilangan konsentrasi, dan kulit kita dapat terlihat kusam dan tak bernyawa di antara masalah lain,”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menanamkan Rasa Peduli Pada Anak Sejak Dini

Mengajarkan rasa peduli dan empati pada anak, di zaman seperti sekarang ini memang susah. Apalagi anda tidak mengajarkan sejak dini. Pengaruh lingkungan, teman dan lainnya bisa mengubah anak menjadi seseorang yang tidak peduli dengan orang lain. Sebagai orang tua, pasti ingin memiliki anak yang peduli dengan orang lain. Empati dengan apa yang terjadi disekelilingnya. Oleh karena itu mengajarkan rasa peduli dan empati pada anak sejak dini sangatlah penting. Sebagai bekal hidupnya pada saat dewasa. Inilah tips parenting untuk menanamkan rasa peduli pada anak sejak usia dini. 

Berikan Contoh Rasa Peduli Pada Anak 
Orang tua menjadi panutan bagi anak-anak. Dia akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Jika orang tua tidak peduli dengan orang lain, kasar dan tidak sopan, anak cenderung menirunya. Oleh karena itu anda harus mengajarkan rasa peduli pada anak dengan mencontohkannya langsung. Misalnya di tempat umum, ada orang tua yang butuh bantuan diberi pertolongan. Mengajarkan s…

Disini Barang Peninggalan Tokoh Emansipasi Wanita Raden Ajeng Kartini Diperlihatkan

Raden Ajeng Kartini menjadi salah satu pahlawan wanita Indonesia yang dikenal oleh penduduk Indonesia. Pahlawan yang mencetuskan emansipasi perempuan di Tanah Air ini begitu istimewa hingga dibuat satu hari yang diperingati sebagai Hari Kartini, setiap 21 April.
Sebagai seorang pahlawan, RA Kartini memiliki beberapa benda peninggalan yang diwariskan pada keturunannya. Bagi Anda yang tertarik mengenal RA Kartini lewat benda-benda peninggalannya yang bersejarah tersebut, bisa mengunjungi sebuah museum yang diberi nama Museum Kartini.
Museum yang masih berada di daerah kelahiran RA Kartini, yaitu Jepara, ternyata juga menyimpan benda-benda peninggalan kakak laki-laki Kartini, yang bernama R. M. P Sosrokartono. Museum yang didirikan di atas sebidang lahan seluas 5.210 meter dan telah dibangun sejak Jepara berada pada masa kepemimpinan Bupati Suwarno Djojo Marwodo, tepatnya 30 Maret 1975.
Anda yang belum pernah mengunjungi Museum Kartini pasti penasaran dengan isi bangunan yang menyimpan …