Langsung ke konten utama

Faktor Stroke! diakibatkan Karena Sering Stress

Dari beberapa dekade sebelumnya, di mana stroke identik dengan penyakit degeneratif, kenyataannya kini stroke juga menyerang usia produktif. Dr dr Tauhid Nur Azhar SKed MKes menilai, hal itu disebabkan pola makan tidak sehat yang diadopsi masyarakat.

“Tetapi, yang paling memengaruhi adalah stres, apalagi hidup di perkotaan rentan terkena stres. Nah, kondisi ini terakumulasi hingga akhirnya berimbas pada stroke,” ujarnya dalam acara Diskusi Panel Manusia 4.0-Digital Millenial Brains yang diadakan komunitas Neuronesia.

Pakar neurosains ini mengungkapkan, saat stres, ada perubahan hormon, di mana level kortisol dan adrenalin naik sehingga imunitas rendah yang akhirnya tubuh mudah terserang penyakit. Kadar hormon kortisol yang naik ini menyebabkan terjadinya fluktuasi adrenalin.

Adrenalin yang naik-turun mengakibatkan aliran darah tidak dalam ritme stabil. “Akibatnya, pada pembuluh darah, endotelnya (sel-sel epitel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah dan ruang jantung) lecet. Ini berlangsung dalam periode lama, tetapi tidak terasa bisa tahunan,” papar dokter yang juga penulis buku, motivator, dan peneliti ini.

Bila ada sel yang rusak, tubuh akan memperbaiki dengan cara menumbuhkan jaringan baru. Masalahnya, jaringan baru ini bisa tumbuh dengan kondisi tidak mulus. Jika dalam sel darah mengandung banyak kolesterol atau lemak, dapat terjadi penyumbatan pada pembuluh darah di otak yang berujung pada stroke. Kehadiran stres akan berkontribusi pada peluang penyumbatan yang terjadi lebih awal.

Stres yang tidak dikelola dengan baik akan mempercepat penyumbatan tadi. Karena itu, dia menyarankan untuk sebisa mungkin berteman dengan stres. Penanganan stroke berpacu dengan waktu agar risiko yang ditimbulkan bisa diminimalkan, bahkan dihindari. Stroke dibagi menjadi dua jenis jika dilihat dari penyebabnya, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Stroke iskemik terjadi jika pasokan darah berhenti akibat gumpalan darah, sedangkan stroke hemoragik terjadi jika pembuluh darah yang memasok darah ke otak pecah. Pada 2014, prevalensi nasional penderita stroke mencapai 3.049.200 pasien, dengan tren yang terus meningkat hingga mencapai 190.000 kasus setiap tahunnya. Adapun berdasarkan data World Health Organization (WHO), sebanyak 15 juta orang di dunia menderita stroke setiap tahunnya.

Hampir 6 juta orang dari para penderita stroke meninggal dan 5 juta lainnya menderita lumpuh permanen. Neurosains sendiri adalah ilmu yang khusus mempelajari tentang otak dan dinamikanya. Otak merupakan bagian yang sangat penting bagi kehidupan kita. Bagian yang terkecil dari otak disebut neuron (sel saraf) yang terdiri atas badan sel dan kabel-kabel yang disebut axon-neuron dan dendrit. Semua gerakan tubuh kita dikontrol otak.

“Kita mau makan, tidur, berpikir, berperasaan, sampai berpikir inovatif dan menemukan segala sesuatu senantiasa dimulai dari otak. Neurosains mempelajari semua hal yang berkaitan erat dengan fungsi otak, intelektual, dan kesadaran manusia,” ungkap Board of Honor Neuronesia Prof dr Taruna Ikrar MPharm MD PhD Dalam rangka ulang tahun ke-3 komunitas pencinta ilmu neurosains ini, diselenggarakan seminar dan diskusi panel dengan judul tersebut.

Melalui ilmu neurosains, diharapkan dapat mewujudkan visi-misi komunitas ini, yaitu Indonesia Cerdas Berakhlak Mulia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menanamkan Rasa Peduli Pada Anak Sejak Dini

Mengajarkan rasa peduli dan empati pada anak, di zaman seperti sekarang ini memang susah. Apalagi anda tidak mengajarkan sejak dini. Pengaruh lingkungan, teman dan lainnya bisa mengubah anak menjadi seseorang yang tidak peduli dengan orang lain. Sebagai orang tua, pasti ingin memiliki anak yang peduli dengan orang lain. Empati dengan apa yang terjadi disekelilingnya. Oleh karena itu mengajarkan rasa peduli dan empati pada anak sejak dini sangatlah penting. Sebagai bekal hidupnya pada saat dewasa. Inilah tips parenting untuk menanamkan rasa peduli pada anak sejak usia dini. 

Berikan Contoh Rasa Peduli Pada Anak 
Orang tua menjadi panutan bagi anak-anak. Dia akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Jika orang tua tidak peduli dengan orang lain, kasar dan tidak sopan, anak cenderung menirunya. Oleh karena itu anda harus mengajarkan rasa peduli pada anak dengan mencontohkannya langsung. Misalnya di tempat umum, ada orang tua yang butuh bantuan diberi pertolongan. Mengajarkan s…

Disini Barang Peninggalan Tokoh Emansipasi Wanita Raden Ajeng Kartini Diperlihatkan

Raden Ajeng Kartini menjadi salah satu pahlawan wanita Indonesia yang dikenal oleh penduduk Indonesia. Pahlawan yang mencetuskan emansipasi perempuan di Tanah Air ini begitu istimewa hingga dibuat satu hari yang diperingati sebagai Hari Kartini, setiap 21 April.
Sebagai seorang pahlawan, RA Kartini memiliki beberapa benda peninggalan yang diwariskan pada keturunannya. Bagi Anda yang tertarik mengenal RA Kartini lewat benda-benda peninggalannya yang bersejarah tersebut, bisa mengunjungi sebuah museum yang diberi nama Museum Kartini.
Museum yang masih berada di daerah kelahiran RA Kartini, yaitu Jepara, ternyata juga menyimpan benda-benda peninggalan kakak laki-laki Kartini, yang bernama R. M. P Sosrokartono. Museum yang didirikan di atas sebidang lahan seluas 5.210 meter dan telah dibangun sejak Jepara berada pada masa kepemimpinan Bupati Suwarno Djojo Marwodo, tepatnya 30 Maret 1975.
Anda yang belum pernah mengunjungi Museum Kartini pasti penasaran dengan isi bangunan yang menyimpan …

Berapa Banyak Air yang Kita Minum Saat Dehidrasi ? Lihat Tipsnya

Ahli gizi Helen Bond mengatakan, hidrasi sangat penting untuk kesehatan kita. "Otak kita terdiri dari sekitar 75% air, sehingga air minum sangat penting untuk fungsi otak yang sehat, dan kesehatan fisik dan mental yang baik," kata Helen.
Lebih lanjut ia mengatakan, dehidrasi dapat memengaruhi kinerja kognitif dan fungsi motorik, atau dalam istilah sederhana, dapat menyebabkan kelelahan dan kesal pada suasana hati kita. Selain itu, dehidrasi juga mempengaruhi ingatan jangka pendek dan jangka panjang.
Oleh karena itu untuk meningkatkan suasana hati, jagalah diri Anda terhidrasi dengan minum 1,6-2 liter cairan setiap hari, bahkan lebih lagi jika Anda aktif atau dalam cuaca panas.
Minum banyak air juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan, Helen menambahkan. Sebab, air dapat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan tingkat metabolisme Anda.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minum setengah liter air meningkatkan metabolisme 24-30 persen hingga 1,5 jam.
Mengingat bahw…