Langsung ke konten utama

Ikan Gabus lebih Bagus daripada Salmon


Kebutuhan nutrisi tubuh kini begitu diperhitungkan oleh masyarakat modern yang menganut pola hidup sehat. Kebutuhan karbohidrat yang maksimal 1300 kalori, lemak 300 kalori dan protein yang mencapai 50-60 gram sehari menjadi pertimbangan wajib untuk diperhatikan dalam asupan.

General Manajer PT Medika Laboratories, Daniel Thian mengatakan selain aktivitas fisik, pemenuhan nutrisi tubuh begitu diperlukan untuk menyeimbangkan kesehatan. Namun, ternyata nutrisi pun tak melulu bisa bermanfaat bagi tubuh apabila tidak tersalurkan dengan baik.

“Ternyata sumber nutrisi sekaligus penyalurnya sangat melimpah terkandung di Ikan Gabus. Ikan ini punya kandungan protein hingga 80,55 persen dan 33,07 persen albumin yakni zat penyalur nutrisi dalam tubuh, jadi lebih baik dibanding Salmon,” ungkapnya.

Albumin menurut Daniel, merupakan zat yang diproduksi organ hati untuk memetabolisme protein dalam tubuh. “Nantinya protein akan diubah menjadi plasma protein di dalam darah sehingga lebih maksimal diserap tubuh, inilah fungsi Albumin,” ungkapnya lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berapa Banyak Air yang Kita Minum Saat Dehidrasi ? Lihat Tipsnya

Ahli gizi Helen Bond mengatakan, hidrasi sangat penting untuk kesehatan kita. "Otak kita terdiri dari sekitar 75% air, sehingga air minum sangat penting untuk fungsi otak yang sehat, dan kesehatan fisik dan mental yang baik," kata Helen.
Lebih lanjut ia mengatakan, dehidrasi dapat memengaruhi kinerja kognitif dan fungsi motorik, atau dalam istilah sederhana, dapat menyebabkan kelelahan dan kesal pada suasana hati kita. Selain itu, dehidrasi juga mempengaruhi ingatan jangka pendek dan jangka panjang.
Oleh karena itu untuk meningkatkan suasana hati, jagalah diri Anda terhidrasi dengan minum 1,6-2 liter cairan setiap hari, bahkan lebih lagi jika Anda aktif atau dalam cuaca panas.
Minum banyak air juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan, Helen menambahkan. Sebab, air dapat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan tingkat metabolisme Anda.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minum setengah liter air meningkatkan metabolisme 24-30 persen hingga 1,5 jam.
Mengingat bahw…

Tips Konsep Rumah Ala Minimalis Kekinian

Bagi pembeli first time buyer, saat mencari rumah biasanya mereka tidak hanya mengutamakan bangunan saja. Ada banyak pertimbangan psikologis yang melatarbelakangi pemilihan rumah yang tepat untuknya dan keluarga.
Selain dari segi lokasi dan spesifikasi bangunan, kini masyarakat juga mulai peka ketika memilih konsep dan desain perumahan yang ditawarkan pengembang.
Oleh karenanya, cermat membaca kebutuhan pasar adalah kunci utama yang harus dimiliki pengembang sebelum membangun sebuah proyek hunian. Rumah tapak yang dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial tentu akan lebih menarik perhatian konsumen.
Untuk mewujudkan perumahan yang konseptual dan menarik, developer tak harus menghabiskan anggaran untuk mempekerjakan arsitektur atau interior desainer andal.
Berbekal ide dan perhitungan yang matang, pengembang juga bisa membuat proyeknya menjadi lebih menarik dan punya nilai tambah (added value). Simak beberapa konsep hunian tapak yang bisa dicontek developer pemula.

1. Ramah…

Disini Barang Peninggalan Tokoh Emansipasi Wanita Raden Ajeng Kartini Diperlihatkan

Raden Ajeng Kartini menjadi salah satu pahlawan wanita Indonesia yang dikenal oleh penduduk Indonesia. Pahlawan yang mencetuskan emansipasi perempuan di Tanah Air ini begitu istimewa hingga dibuat satu hari yang diperingati sebagai Hari Kartini, setiap 21 April.
Sebagai seorang pahlawan, RA Kartini memiliki beberapa benda peninggalan yang diwariskan pada keturunannya. Bagi Anda yang tertarik mengenal RA Kartini lewat benda-benda peninggalannya yang bersejarah tersebut, bisa mengunjungi sebuah museum yang diberi nama Museum Kartini.
Museum yang masih berada di daerah kelahiran RA Kartini, yaitu Jepara, ternyata juga menyimpan benda-benda peninggalan kakak laki-laki Kartini, yang bernama R. M. P Sosrokartono. Museum yang didirikan di atas sebidang lahan seluas 5.210 meter dan telah dibangun sejak Jepara berada pada masa kepemimpinan Bupati Suwarno Djojo Marwodo, tepatnya 30 Maret 1975.
Anda yang belum pernah mengunjungi Museum Kartini pasti penasaran dengan isi bangunan yang menyimpan …