Langsung ke konten utama

Tips Menanamkan Rasa Peduli Pada Anak Sejak Dini

Mengajarkan rasa peduli dan empati pada anak, di zaman seperti sekarang ini memang susah. Apalagi anda tidak mengajarkan sejak dini. Pengaruh lingkungan, teman dan lainnya bisa mengubah anak menjadi seseorang yang tidak peduli dengan orang lain. Sebagai orang tua, pasti ingin memiliki anak yang peduli dengan orang lain. Empati dengan apa yang terjadi disekelilingnya. Oleh karena itu mengajarkan rasa peduli dan empati pada anak sejak dini sangatlah penting. Sebagai bekal hidupnya pada saat dewasa. Inilah tips parenting untuk menanamkan rasa peduli pada anak sejak usia dini. 


Berikan Contoh Rasa Peduli Pada Anak 

Orang tua menjadi panutan bagi anak-anak. Dia akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Jika orang tua tidak peduli dengan orang lain, kasar dan tidak sopan, anak cenderung menirunya. Oleh karena itu anda harus mengajarkan rasa peduli pada anak dengan mencontohkannya langsung. Misalnya di tempat umum, ada orang tua yang butuh bantuan diberi pertolongan. Mengajarkan sedekah bagi orang yang membutuhkan, menjengkuk kerabat yang sakit dan lainnya. Kemudian jelaskan pada anak, sehingga mereka lebih mudah memahaminya. 


Terima Kasih dan Maaf 

Terima kasih dan maaf adalah dua kata singkat tetapi sulit diucapkan. Untuk mengajarkan anak rasa empati dan peduli dengan orang lain, biasakan kata terima kasih dan maaf. Tanamkan hal ini sejak dini pada anak. Bila anda meminta tolong ke anak atau orang lain, ucapkan terima kasih. Bila anda melakukan kesalahan bilang maaf. Entah itu pada orang yang lebih tua atau lebih mudah. Dengan begitu anak, akan mencontoh apa yang anda lakukan. 


Ajari Anak Memahami Kosa Kata Emosi 

Tips parenting mengajarkan anak rasa peduli adalah dengan memahami kosa kata emosi. Banyak anak kecil yang tidak bisa memahami emosi yang mereka rasakan. Anda harus mengajarinya dengan cara mudah. Sehingga anak memahami perasaan yang dia rasakan. Ini sangat membantu mengembangkan rasa peduli dan empati pada anak. Gunakan kartu emosi, yang bergambar ekspresi wajah. Lalu bantu anak untuk memahami apa itu rasa marah, sedih, bahagia dan lainnya. 


Jangan Berlebihan 

Memberikan pujian ke anak, atas kebaikan yang dia lakukan memang bagus. Tetapi jangan terlalu berlebihan, ini akan membuat anak over percaya diri atau sombong. Akhirnya proses menanamkan empati tidak maksimal. Anda boleh memberikan pujian pada anak. Tetapi jangan terlalu sering atau untuk hal-hal kecil. Misalnya anak mengucapkan rasa terima kasih pada supir yang mengantarnya pulang. Ini tidak perlu diberikan pujian pada anak, karena memang itu hal kecil. 

Tentunya masih banyak tips parenting yang harus diajarkan pada anak, supaya rasa empatinya semakin tinggi. Lakukan sedikit demi sedikit dan selalu berikan contoh yang baik pada anak. 

Deskripsi: tips parenting untuk menanamkan rasa peduli dan empati pada anak, harus dilakukan oleh kedua orang tua sehingga anak lebih mudah memahami.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berapa Banyak Air yang Kita Minum Saat Dehidrasi ? Lihat Tipsnya

Ahli gizi Helen Bond mengatakan, hidrasi sangat penting untuk kesehatan kita. "Otak kita terdiri dari sekitar 75% air, sehingga air minum sangat penting untuk fungsi otak yang sehat, dan kesehatan fisik dan mental yang baik," kata Helen.
Lebih lanjut ia mengatakan, dehidrasi dapat memengaruhi kinerja kognitif dan fungsi motorik, atau dalam istilah sederhana, dapat menyebabkan kelelahan dan kesal pada suasana hati kita. Selain itu, dehidrasi juga mempengaruhi ingatan jangka pendek dan jangka panjang.
Oleh karena itu untuk meningkatkan suasana hati, jagalah diri Anda terhidrasi dengan minum 1,6-2 liter cairan setiap hari, bahkan lebih lagi jika Anda aktif atau dalam cuaca panas.
Minum banyak air juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan, Helen menambahkan. Sebab, air dapat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan tingkat metabolisme Anda.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minum setengah liter air meningkatkan metabolisme 24-30 persen hingga 1,5 jam.
Mengingat bahw…

Tips Konsep Rumah Ala Minimalis Kekinian

Bagi pembeli first time buyer, saat mencari rumah biasanya mereka tidak hanya mengutamakan bangunan saja. Ada banyak pertimbangan psikologis yang melatarbelakangi pemilihan rumah yang tepat untuknya dan keluarga.
Selain dari segi lokasi dan spesifikasi bangunan, kini masyarakat juga mulai peka ketika memilih konsep dan desain perumahan yang ditawarkan pengembang.
Oleh karenanya, cermat membaca kebutuhan pasar adalah kunci utama yang harus dimiliki pengembang sebelum membangun sebuah proyek hunian. Rumah tapak yang dilengkapi dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial tentu akan lebih menarik perhatian konsumen.
Untuk mewujudkan perumahan yang konseptual dan menarik, developer tak harus menghabiskan anggaran untuk mempekerjakan arsitektur atau interior desainer andal.
Berbekal ide dan perhitungan yang matang, pengembang juga bisa membuat proyeknya menjadi lebih menarik dan punya nilai tambah (added value). Simak beberapa konsep hunian tapak yang bisa dicontek developer pemula.

1. Ramah…